Pengertian Pelajaran Bahasa Indonesia Menurut Para Ahli (Tujuan, Fungsi, & Ruang Lingkup)

Pelajaran Bahasa Indonesia adalah disiplin ilmu yang secara sistematis mengkaji prinsip, keterampilan, dan penerapan bahasa Indonesia untuk tujuan komunikasi yang efektif, baik lisan maupun tulisan. Untuk memahami pengertian pelajaran Bahasa Indonesia secara utuh dan mendalam, kita tidak bisa berhenti pada definisi kamus semata, melainkan perlu merujuk pada hakikat pembelajarannya menurut pandangan para ahli linguistik dan pendidikan.

Seorang guru yang ramah sedang menjelaskan pengertian pelajaran Bahasa Indonesia di depan kelas kepada siswa-siswi SMA yang antusias.

Artikel ini akan mengupas tuntas hakikat pelajaran Bahasa Indonesia, mulai dari definisi menurut para ahli, tujuan fundamental, fungsi sentralnya dalam pendidikan dan kehidupan berbangsa, hingga ruang lingkup materi yang menjadi cakupannya.

Pengertian Pelajaran Bahasa Indonesia Menurut Para Ahli

Berbagai ahli dan dokumen kurikulum telah merumuskan definisi pembelajaran Bahasa Indonesia yang menyoroti aspek-aspek berbeda, namun saling melengkapi. Pandangan-pandangan ini membantu kita melihatnya bukan sekadar sebagai mata pelajaran, tetapi sebagai proses pembentukan kompetensi yang kompleks.

Menurut Abidin (2015)

Yunita Abidin memandang pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai sebuah proses interaksi yang terencana antara peserta didik, guru, dan bahan ajar dalam suatu lingkungan belajar. Tujuan utama dari interaksi ini adalah untuk mencapai seperangkat kompetensi berbahasa yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Fokusnya adalah pada proses aktif untuk menguasai kemampuan berbahasa secara fungsional.

Menurut Arsyad (2017)

Azhar Arsyad menekankan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa peserta didik agar mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien. Lebih dari itu, ia menyoroti pentingnya menumbuhkan sikap apresiatif terhadap karya sastra Indonesia sebagai bagian integral dari kekayaan budaya bangsa. Pembelajaran ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga kepekaan rasa dan estetika.

Menurut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Dokumen KTSP merumuskan bahwa pelajaran Bahasa Indonesia diarahkan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:

  1. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulisan.
  2. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.
  3. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan.
  4. Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial.
  5. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa.

Kesimpulan Definisi

Berdasarkan pandangan para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian pelajaran Bahasa Indonesia adalah sebuah proses pendidikan yang terstruktur untuk mengembangkan kompetensi berbahasa secara menyeluruh. Proses ini tidak hanya mencakup penguasaan empat keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis), tetapi juga penanaman sikap bangga terhadap bahasa nasional, kemampuan berpikir kritis melalui bahasa, serta kemampuan mengapresiasi nilai-nilai budaya yang terkandung dalam kesusastraan Indonesia.

Tujuan Pelajaran Bahasa Indonesia

Ilustrasi konseptual yang menggambarkan tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan ikon yang melambangkan komunikasi, budaya bangsa, dan pemikiran intelektual.
Dari berbagai definisi yang ada, tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia dapat dirinci menjadi empat pilar utama yang saling berkaitan.
  1. Tujuan Komunikatif: Ini adalah tujuan paling fundamental, yaitu agar peserta didik mampu menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi secara lancar, akurat, dan efektif dalam berbagai konteks. Ini mencakup kemampuan menyampaikan gagasan, bertanya, melaporkan peristiwa, hingga bernegosiasi.
  2. Tujuan Apresiatif: Peserta didik diharapkan mampu menghargai dan menikmati karya-karya sastra Indonesia. Melalui apresiasi sastra, mereka dapat memperhalus budi pekerti, mengembangkan imajinasi, dan memahami kompleksitas kehidupan manusia yang direfleksikan dalam karya sastra.
  3. Tujuan Kebangsaan: Pelajaran Bahasa Indonesia memiliki tujuan untuk memupuk rasa cinta dan bangga terhadap bahasa Indonesia sebagai simbol identitas dan alat pemersatu bangsa. Peserta didik didorong untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai wujud nasionalisme. (Baca juga: Sejarah Bahasa Indonesia)
  4. Tujuan Intelektual: Bahasa adalah alat untuk berpikir. Oleh karena itu, tujuan pelajaran ini adalah untuk melatih peserta didik menggunakan bahasa sebagai sarana berpikir secara logis, sistematis, kritis, dan kreatif. Kemampuan menganalisis informasi, mensintesis gagasan, dan mengevaluasi argumen sangat bergantung pada penguasaan bahasa.

Fungsi Pelajaran Bahasa Indonesia

Secara garis besar, pelajaran Bahasa Indonesia memegang tiga fungsi krusial dalam konteks pendidikan dan kehidupan bermasyarakat.

Fungsi Instrumental

Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat (instrumen) utama untuk berkomunikasi, mengekspresikan diri, dan berinteraksi sosial. Dalam konteks akademis, ia menjadi alat untuk mempelajari berbagai bidang ilmu pengetahuan lain, memahami materi pelajaran, dan mengerjakan tugas-tugas sekolah.

Fungsi Kultural

Bahasa adalah cerminan budaya. Melalui pelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik diperkenalkan pada nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang terkandung dalam ungkapan, peribahasa, dan karya sastra. Fungsi ini berperan penting dalam pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Fungsi Integratif

Sebagai bahasa nasional, Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat pemersatu (integrator) keragaman suku, budaya, dan bahasa daerah di Indonesia. Pelajaran ini memperkuat kesadaran akan identitas bersama sebagai satu bangsa, menjembatani perbedaan, dan memfasilitasi komunikasi lintas budaya di seluruh nusantara.

Ruang Lingkup Materi Bahasa Indonesia

Infografik yang merangkum ruang lingkup materi Bahasa Indonesia menjadi tiga area utama: Keterampilan Berbahasa, Komponen Kebahasaan, dan Kesusastraan.
Materi dalam pelajaran Bahasa Indonesia sangatlah luas, namun secara umum dapat dikelompokkan ke dalam tiga aspek utama yang menjadi fondasi penguasaan bahasa.

Keterampilan Berbahasa

Ini adalah aspek praktis dari penggunaan bahasa yang mencakup empat keterampilan utama:

  • Menyimak (Listening): Kemampuan menerima, memahami, dan menginterpretasi informasi yang disampaikan secara lisan.
  • Berbicara (Speaking): Kemampuan menyampaikan gagasan, pikiran, dan perasaan secara lisan dengan jelas dan terstruktur.
  • Membaca (Reading): Kemampuan memahami dan menafsirkan makna dari teks tertulis.
  • Menulis (Writing): Kemampuan menuangkan gagasan, informasi, dan perasaan ke dalam bentuk tulisan yang teratur dan efektif.

Komponen Kebahasaan (Linguistik)

Ini adalah aspek teoretis yang mempelajari sistem internal bahasa itu sendiri, meliputi:

  • Fonologi: Ilmu tentang tata bunyi bahasa.
  • Morfologi: Ilmu tentang tata bentuk kata, termasuk imbuhan dan proses pembentukan kata.
  • Sintaksis: Ilmu tentang tata kalimat, yaitu struktur dan hubungan antarkata dalam membentuk frasa, klausa, dan kalimat.
  • Semantik: Ilmu tentang tata makna kata dan kalimat.

Kesusastraan

Aspek ini berfokus pada studi dan apresiasi terhadap karya sastra Indonesia. Ruang lingkupnya mencakup pengenalan, analisis, dan interpretasi berbagai genre sastra, seperti:

  • Puisi (sajak, pantun, syair)
  • Prosa (cerpen, novel, hikayat)
  • Drama (naskah dan pementasan)

Kesimpulan

Dari paparan di atas, jelas bahwa pelajaran Bahasa Indonesia adalah sebuah disiplin ilmu yang memiliki peran sentral dan multidimensional. Ia tidak hanya berfungsi untuk mengasah keterampilan teknis berbahasa, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter, pengembangan nalar kritis, pemahaman budaya, dan penguatan wawasan kebangsaan.

Dengan demikian, pengertian pelajaran Bahasa Indonesia melampaui sekadar mata pelajaran; ia adalah fondasi penting dalam pembentukan individu yang cerdas, berkarakter, dan bangga akan identitas keindonesiaannya dalam menghadapi tantangan global.

Daftar Pustaka

Abidin, Y. (2015). Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.

Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Jakarta: BSNP.

Tarigan, H. G. (1986). Menyimak sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Posting Komentar untuk "Pengertian Pelajaran Bahasa Indonesia Menurut Para Ahli (Tujuan, Fungsi, & Ruang Lingkup)"